Rabu, 13 Maret 2019

Perawatan Perangkat Keras (Hardware) dan Perangkat Lunak (Software) Komputer

Merawat komputer wajib hukumnya apabila menginginkan sebuah komputer yang mempunyai tampilan dan kinerja yang handal. Namun kebanyakan dari kita belum mengetahui tentang tata cara yang baik dan benar dalam melakukan perawatan komputer, baik perawatan dari komponen hardware maupun dari komponen software. Maka dari itu sob,,,kali ini kita akan membahas mengenai permasalahan itu. Langsung aja ya sob,,,

Perawatan Perangkat Keras (Hardware)



Hardware merupakan perangkat komputer yang nyata terlihat dan dapat kita sentuh bagian atau bentuknya. Sebagian besar komponen yang ada di hardware dialiri energi listrik. Umumnya komponen yang ada di dalam perangkat hardware di komputer rentan sekali terhadap kerusakan akibat benda-benda cair seperti air, minyak, cat atau sejenisnya.

Beberapa jenis dari komputer jinjing (portable) seperi notebook dan netbook dikembangkan sampai dengan daya tahannya terhadap goncangan, debu, lumpur dan air. Akan tetapi sesuai dengan fasilitasnya, harga dari komputer jinjing ini jauh lebih mahal dibandingakan dengan komputer dekstop. Seberapa pun mahal dan tahannya komputer kita terhadap lingkungan yang ekstrem tetap perlu kita hindari dan lakukan perawatan yang benar.

Untuk menyayangi dan merawat komputer kesayangan
 kita yang perlu dilakukan terhadap perangkat kerasnya adalah sebagai berikut :

  • Jauhkan dari Sinar Matahari Langsung.
Misalnya meletakkan di dekat jendela Itu adalah hal perlu dihindari. Pemanasan dari matahari akan menambah panas suhu pada komponen perangkat keras. Sebagian komponen dibuat dari plastic, logam ringan yang mudah meleleh (timah, tembaga). Lebih baik meletakkan jangan terlalu dekat dengan jendela. Selain menghindarkan penyinaran dari matahari langsung, juga menghindarkan dari terkenanya tetesan air ketika hujan.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak. 
Seperti himbauan pada buku petunjuk pengguna saat membeli sebuah komputer, sebaiknya jauhkan dari jangkauan anak-anak. Selain mereka belum mengerti apa dan bagaimana itu komputer, juga menghindarikan mereka dari terkena sengatan listrik. Jika di rumah kita ada terdapat anak-anak kecil, sebaiknya meletakkan perangkat komputer di atas meja kerja yang cukup jauh dari jangkauan mereka atau bisa juga diletakkan dalam ruang kerja tersendiri.
  • Antisipasi kecelakaan kerja 
Mungkin kita banyak bekerja dengan perangkat komputer entah itu di tempat kerja atau di rumah. Selama berjam-jam duduk berhadapan dengan perangkat komputer. Sesekali mungkin kita merasa haus atau sedikit lapar. Apabila saat bekerja dengan komputer kita sambil memakan makanan ringan dan minum, sebaiknya tidak meletakkan barang-barang tersebut terlalu dekat dengan perangkat. Bisa saja saat lengah atau mengantuk, gelas yang berisi air tersenggol yang mengakibatkan perangkat komputer terkena cairan. Selain itu rapikan jalur kabel yang dipergunakan. Buatlah lebih rapi dan tidak berbaur di sana sini, agar kita terhindari pula dari kecelakaan tersengat arus listrik.
  • Bersihkan dengan cermat 
Cobalah perhatikan bagian luar dari perangkat keras kita. Apabila cukup berdebu, bersihkan saja dengan sapu debu atau kuas. Debu-debu yang terisap ke dalam perangkat keras, lama kelamaan bisa menimbulkan karat atau memberatkan mesin komputer. Selain itu jika terdapat noda-noda kotor yang tidak bisa hilang dengan sapu debu, cobaah gunakan kain halus yang lembab atau agak basah (bisa juga dengan menggunakan alkohol). Beberapa bagian perangkat keras komputer di luarnya (chase) bisa dibersihkan tanpa terlalu khawatir rusak, akan tetapi jika menggunakan kain pembersih yang basah itu perlu lebih hati-hati dan pastikan tidak membasahi bagian dalam dari perangkat kerasnya.
  • Jauhkan dari benda-benda tajam
Pisau atau benda-benda tajam perlu dihindari berdekatan dengan perangkat. Komponen Layar LCD pada perangkat komputer baik itu yang terpisah seperti komputer desk atau komputer portable adalah cairan kimia yang dilapisi oleh bahan elastis yang transparan (tembus pandang). Benda-benda tajam bisa menyebabkan robeknya atau tergoresnya lapisan luar LCD yang mengakibatkan kebocoran pada layar.
  • Gunakan pendingin
Perangkat keras sering kali ketika terlalu lama hidup dan dipergunakan menjadi bertambah suhu perangkat tersebut. Komponen menjadi panas. Sebaiknya gunakanlah pendingin eksternal seperti kipas angin atau pendingin alami seperti angin dari luar ruangan. Bila perlu tambahkan heatsink (gel pendingin) pada processor komputer kita.
  • Gunakan lapisan datar dan keras pada alas notebook maupun komputer
Kadang ada sebagian orang yang menyukai bekerja dengan laptop kesayangannya sambil tengkurap di atas Kasur. Hal ini perlu dihindari. Usahakan menggunakan alas untuk meletakkan perangkat komputer portable tersebut yang berbahan keras dan juga datar. Meletakkan laptop pada alas kain, karpet, kasur atau bantal yang memiliki permukaan tidak datar serta berbahan yang menyerap dan menahan panas itu sangat tidak dianjurkan. Hal tersebut akan menghantarkan panas yang dihasilkan oleh perangkat dan dikembalikan ke perangkat akibat tersentuh langsung sehingga perangkat menjadi lebih cepat panas.
  • Gunakan software secukupnya
Berkaitan dengan perangkat lunak (software) yang ada terpasang di komputer, sebaiknya memasang program-program yang benar diperlukan dan dipertimbangkan kemampuan spesifikasi dari perangkat yang kita miliki. Hindari terlalu banyak memasang program/software terlebih lagi yang tidak dipergunakan. Banyaknya program yang dipergunakan akan menambah dorongan penggunaan memory, ram dan processor sehingga menjadi berat. Semakin berat, kipas yang ada pada bagian motherboard akan berputar nyaring. Hal ini akan mempengaruhi daya tahan komputer bila didiamkan begitu saja. Cukup pasang dan jalankan program yang dirasa penting (perlu).
Perawatan Perangkat Lunak (Softaware)



Disamping perlu merawat perangkat keras dari komputer (hardware) juga perlu bagian sistemnya untuk diperhatikan kinerjanya. Perangkat keras dan dan perangkat lunak adalah dua bagian yang saling memenuhi kebutuhannya. Jika salah satu terjadi kerusakan maka semua fungsi dari komputer akan berpengaruh baik itu kerusakan pada hardware ataupun software.

Pada bagian sebelumnya, saya sudah berbagi dan menyampaikan beberapa hal untuk membantu dalam perawatan perangkat keras komputer. Pada bagian ini saya akan berbagi cara-cara untuk melakukan perawatan pada bagian perangkat lunak (software) komputer.



Berikut ini beberapa hal untuk merawat software komputer kita termasuk operasi sistemnya antara lain:

  • Aturlah tata data dan dokumen yang ada di komputer kita. 
Data dan dokumen yang berhamburan atau acak-acakan akan menyulitkan kita bila sewaktu-waktu ingin mengolahnya kembali. Kumpulkan file data-data dan masukkan ke dalam folder sesuai kategori dan nama yang kita inginkan. Selain untuk mempermudah pencarian file data yang ada juga menjadikan ruang kosong dalam hardisk kita menjadi rapi
  • Kosongkan tempat sampah (Recycle Bin)
File-file yang kita buang ke recycle bin baik dari (C : System) atau (D : Data) masih ada tersimpan dan tetap memakai ruang hardisk kita. Recycle bin hanya TPS (Tempat Pembuangan Sementara) saja. File tersebut masih bisa dikembalikan (restore) ke folder sebelumnya. Jika file-file yang ada di recycle bin sudah tidak dipergunakan lagi, sebaiknya dihapus permanen dengan klik kanan pada logo recycle bin kemudian pilih Empty recycle bin. Setelah kita hapus secara permanen file yang di recycle bin, ruang kosong pada harddisk menjadi bertambah
  • Update (Pembaruan)
Pembaharuan itu perlu dilakukan agar perangkat lunak pada komputer kita lebih sehat dan kuat. Update windows maupun program lainnya merupakan antioksidan bagi tubuh komputer kita. Antivirus dan windows defender menjadi pertahanan dari serangan malware dan virus yang bisa merusak system dan file pada komputer kita. Pembaharuan windows merupakan perbaikan system yang fileny error, rusak atau hilang sehingga system bisa berjalan dengan normal. Jika kita ingin mengupdate, yang diperhatikan adalah kecepatan transfer data, banyaknya quota internet dan daya tahan baterai. Sebaiknya mengupadate secara bertahap.
  • Bersihkan dengan disk clean up
Memberisihkan file yang tidak dipergunakan bisa dengan disk clean-up yang merupakan fitur bawaan langsung dari system windows. Klik kanan pada start menu, cari dan klik control panel - administrative tools - disk clean-up. Pilih salah satu partisi C:/D:/E: klik OK tunggu hingga proses selesai dan menampilkan jumlah dan asal data yang dihapus. Klik OK.
  • Defrag dan Optimize
Sesekali dalam 1 minggu atau setengah bulan rapikan disk kita dengan mendefrag dan optimasi. Klik kanan pada start menu, cari dan klik control panel - administrative tools - defragment and optimized
  • Hematlah baterai
Gunakanlah dan jalankan program yang perlu saja. Minimize atau tutup program untuk menghemat baterai dan menghindari dorongan penggunaan ram yang berat. Matikan saja wifi jika tidak sedang digunakan atau beralih ke mode pesawat.
  • Ringankan hardisk
Cara yang termasuk efektif yaitu dengan mengurangi atau menghilangkan tombol shortcut pada desktop, taskbar dan start menu. Non aktifkan program yang berjalan otomatis ketika baru dihidupkan dengan meng-disable program yang tidak harus langsung jalan. Klik kanan pada taskbar (windows bagian bawah) - klik task manager - klik startup. Kita bisa melihat beberapa program yang berjalan dari saat menghidupkan windows. Pilih programnya - klik kanan disable.
  • Batasi membuka banyak tab pada internet browser.
Setiap tab atau window dari program internet browser akan menambah dorongan penggunaan cache di ram dan hard disk. Semakin banyak tab maka semakin banyak pula system mengolah data dan system menjadi lebih berat. Maka dari itu batasi pembukaan banyak tab pada internet browser.
Ok guys,,,cukup sekian penjelasan tentang perawatan perangkat keras komputer ya,,,,semoga bermanfaat,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar